Pontianak

Air PDAM Pontianak Makin Asin, Warga Pilih Sikat Gigi Pakai Air Galon

Avatar photo
Oleh Destriadi Yunas
Ukuran Font
Kecil Besar

PONTIANAK – Keluhan terhadap kualitas air PDAM Tirta Khatulistiwa kembali disampaikan warga Kota Pontianak. Dalam beberapa pekan terakhir, air yang mengalir ke rumah warga disebut terasa semakin asin dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Salah seorang warga, Fahrul Azmi, mengatakan perubahan rasa air tersebut mulai dirasakannya sekitar satu bulan terakhir. Menurut dia, kondisi air justru semakin asin dari waktu ke waktu.

Keluhan paling terasa saat air digunakan untuk mandi. Fahrul mengatakan sabun menjadi lebih sulit berbusa dan setelah mandi kulit terasa lebih lengket dibandingkan biasanya.

“Ini dirasakan satu bulan terakhir, kira-kira begitu, satu bulan terakhir sampai sekarang. Jadi makin asin,” ujar Fahrul saat ditemui di Jalan Daya Nasional, Kota Pontianak, Jumat (28/8/2026).

Kondisi tersebut bahkan membuat Fahrul mengubah kebiasaannya dalam menjaga kebersihan mulut. Ia memilih menggunakan air galon untuk menyikat gigi karena merasa tidak nyaman berkumur menggunakan air PDAM.

“Sekarang saya memutuskan untuk sikat gigi menggunakan air galon karena airnya sudah terasa begitu asin,” katanya.

Menurut Fahrul, sejauh ini persoalan tersebut memang lebih banyak dirasakan sebagai gangguan kenyamanan. Namun, ia menilai kondisi itu tetap perlu mendapat perhatian karena air merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

“Efek terhadap badan sendiri, paling lebih menimbulkan efek tidak nyaman. Selepas mandi karena terasa lengket airnya, tidak seperti biasanya,” jelasnya.

Ia berharap PDAM Tirta Khatulistiwa bersama pihak terkait segera mencari solusi atas persoalan tersebut. Terlebih, menurutnya, masyarakat membutuhkan air bersih untuk berbagai keperluan sehari-hari.

“Air itu vital, menjadi kebutuhan kita sehari-hari untuk mandi, lalu untuk minum, untuk membersihkan diri,” ujarnya.

Fahrul juga meminta PDAM memberikan penjelasan dan penanganan nyata apabila terjadi perubahan kualitas air yang diterima pelanggan.

“Untuk PDAM, mohon bisa menanggulangi terkait permasalahan ini. Ke depannya bisa memberikan pelayanan yang lebih baik terhadap masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap persoalan air yang terasa asin tersebut tidak berlangsung berkepanjangan dan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat Pontianak dapat kembali normal.

“Saya harap PDAM bisa mencari solusi saja,” pungkasnya.