PONTIANAK – Persaingan Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 dipastikan berlangsung sengit. Turnamen bulutangkis yang masuk dalam rangkaian BWF World Tour Super 100 ini diikuti 356 atlet dari 17 negara.
Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 berlangsung di GOR Terpadu Ayani Pontianak pada 1–6 September 2026.
Selain Indonesia sebagai tuan rumah, peserta berasal dari Tiongkok, Hong Kong, Prancis, India, Jepang, Korea, Malaysia, Portugal, Singapura, Thailand, Chinese Taipei, Amerika Serikat, Jerman, Vietnam, Kanada dan Finlandia.
Indonesia menjadi negara dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 107 atlet. Berikutnya Chinese Taipei 79 atlet, India 34 atlet, Tiongkok 29 atlet dan Thailand 22 atlet.
Kehadiran pemain dari Asia, Eropa hingga Amerika Utara membuat persaingan turnamen semakin menarik.
Sejumlah nama top Indonesia juga akan tampil di hadapan publik Pontianak. Di sektor tunggal putra, Indonesia menurunkan Anthony Sinisuka Ginting, Prahdiska Bagas M. Shujiwo, Muhamad Yusuf, Richie Duta Richardo, Bismo Raya Oktora, Dendi Triansyah dan Christian Adinata.
Sementara di sektor tunggal putri terdapat Thalita Ramadhani Wiryawan, Mutiara Ayu Puspitasari, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, Chiara Marvella Handoyo dan Dalila Aghnia Puteri.
Persaingan ganda putra juga diramaikan sejumlah pasangan Indonesia, di antaranya Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino, Dexter Farrell/Anselmus Breagit Fredy Prasetya, Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo, Taufik Aderya/Alexius Ongkytama Subagio serta Aquino Evano Keneddy Tangka/Ikhsan Lintang Pramudya.
Di sektor ganda putri, Indonesia diperkuat Salsabila Zahra Aulia/Sheila Lidia dan Lanny Tria Mayasari/Ester Nurumi Tri Wardoyo.
Sedangkan di sektor ganda campuran terdapat Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daeva Oktavianti, Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran, M. Nawaf Khoiriyansyah/Nahya Muhyifa, Verrell Yustin Mulia/Bernadine Anindiya Wardana serta pasangan Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu.
Kekuatan Indonesia juga menjadi sorotan setelah sukses menjadi juara umum pada Polytron Pontianak International Challenge 2026.
Indonesia meraih tiga gelar juara melalui Richie Duta Richardo di tunggal putra, Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu di ganda campuran serta Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo di ganda putra.
Khusus sektor ganda putra, Indonesia bahkan menempatkan empat wakil di semifinal sehingga tercipta all Indonesian semifinals. Pulung/Wahyu kemudian keluar sebagai juara.
Namun, tantangan di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 dipastikan lebih berat.
Di tunggal putra, pemain India Prannoy H. S. menjadi salah satu nama yang patut diperhitungkan. Ada pula Wang Po Wei dari Chinese Taipei.
Sementara di tunggal putri, tiga wakil India berada di jajaran unggulan teratas, yakni Ashmita Chaliha, Rakshitha Sree Santosh Ramraj dan Anmol Kharb.
Persaingan juga menarik di nomor ganda. Pasangan Hong Kong Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai menjadi unggulan pertama ganda putra, disusul Chia Yen Lin/Lin Yong Sheng dari Chinese Taipei sebagai unggulan kedua.
Di ganda putri, pasangan Thailand Hathaithip Mijad/Napapakorn Tungkasatan dan Phaiarin Aiamvareesrisakul menjadi lawan yang patut diwaspadai.
Sedangkan di ganda campuran, pasangan Thailand Supak Jomkoh/Ornnicha Jongsathapornparn serta wakil Chinese Taipei Ming Che Lu/Chou Yun An turut meramaikan persaingan.
Dengan hadiah total US$120.000 dan poin ranking BWF yang diperebutkan, Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 diprediksi menyajikan persaingan ketat sejak babak awal.
Masyarakat Pontianak juga mendapat kesempatan menyaksikan langsung pertandingan tersebut dengan harga tiket hanya Rp20.000. Setiap pembelian tiket mendapatkan voucher makan dan minum senilai Rp10.000.
Pertandingan semifinal pada Sabtu, 5 September dan final pada Minggu, 6 September juga akan disiarkan langsung melalui iNews TV mulai pukul 13.00 WIB.
