Advertorial

Waspadai Gagal Ginjal, Hindari Obat Sembarangan dan Atur Pola Makan

Avatar photo
Oleh Redaksi
Ukuran Font
Kecil Besar

BONTANG — Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan ginjal kembali disorot oleh dokter RSUD Taman Husada Bontang. Ginjal, yang berfungsi sebagai penyaring racun sekaligus pengatur keseimbangan cairan, disebut sebagai organ vital yang kerap diabaikan hingga akhirnya menimbulkan penyakit gagal ginjal.

Menurut dr Tri Ratna Paramita, banyak kasus gagal ginjal sebenarnya dapat dicegah sejak dini melalui kebiasaan hidup yang lebih sehat. Ia menegaskan bahwa konsumsi obat, suplemen, maupun jamu yang tidak jelas kandungannya menjadi salah satu pemicu kerusakan ginjal yang sering ditemui.

“Produk yang tidak terdaftar dan tidak diawasi bisa saja mengandung zat berbahaya. Karena itu, hindari penggunaan obat tanpa resep atau anjuran dokter,” jelasnya, Rabu (19/11/2025).

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera memeriksakan diri bila mengalami gejala seperti mudah lelah, pembengkakan pada kaki, atau sering buang air kecil pada malam hari. Deteksi dini dinilai sangat penting untuk mencegah kondisi ginjal memburuk.

Di sisi lain, ia menyoroti bahwa diabetes masih menjadi penyebab utama gagal ginjal di Indonesia. Pasien dengan riwayat diabetes diminta rutin mengontrol kadar gula darah dan mengikuti terapi obat sesuai petunjuk medis.

“Komplikasi diabetes bisa berujung pada gagal ginjal stadium lanjut, sehingga pencegahan harus dilakukan sedini mungkin,” tambahnya.

Ia juga menyarankan pola hidup sehat seperti memperbanyak minum air putih dan rutin menjalani pemeriksaan kesehatan untuk menjaga fungsi ginjal tetap optimal.

“Mencegah jauh lebih mudah dan murah dibanding mengobati. Jagalah ginjal sebelum terlambat,” pungkasnya.(Adv)