Peristiwa

Warga Sekitar Gunung Semeru Diimbau Gunakan Masker Pascaerupsi

Avatar photo
Oleh Redaksi
Ukuran Font
Kecil Besar

LUMAJANG — Pemerintah Kabupaten Lumajang mengimbau warga yang tinggal di sekitar kawasan Gunung Semeru untuk selalu menggunakan masker sebagai langkah pencegahan terhadap paparan abu vulkanik pascaerupsi yang masih berlangsung. Penggunaan masker dinilai penting untuk mencegah gangguan saluran pernapasan akibat partikel halus dari abu dan awan panas.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Lumajang, dr. Rosyidah, mengatakan abu vulkanik yang terbawa angin maupun hujan berpotensi masuk ke saluran pernapasan dan menimbulkan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Risiko ini lebih tinggi pada anak-anak, lansia, dan warga yang memiliki penyakit pernapasan kronis.

“Penggunaan masker secara rutin saat berada di zona terdampak dapat meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat partikel abu vulkanik dan mencegah ISPA,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (24/11/2025).

Selain wajib masker, warga juga diminta menjaga jarak dari jalur awan panas, menghindari aktivitas di daerah aliran sungai yang menjadi jalur luncuran material vulkanik, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami batuk, sesak napas, atau gejala ISPA lainnya.

Pemkab Lumajang bersama tim medis dan petugas lapangan terus memantau kondisi masyarakat di wilayah terdampak. Pemerintah juga memastikan ketersediaan masker serta perlengkapan kesehatan di posko pengungsian dan titik rawan agar kebutuhan warga tetap terpenuhi.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kesehatan warga di tengah aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang masih berlangsung.(mn)