KETAPANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ketapang mencatat satu warga meninggal dunia akibat terpapar Hanta Virus pada Maret 2026 lalu. Kasus tersebut menjadi temuan pertama Hanta Virus di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, tercatat terdapat 23 kasus Hanta Virus di Indonesia dan satu kasus berasal dari Kabupaten Ketapang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, dr. Feria Kowira mengatakan pasien sempat menjalani perawatan di RSUD dr Agoessdjam Ketapang sebelum akhirnya meninggal dunia.
“Selain terpapar Hanta Virus, pasien juga memiliki penyakit penyerta yang memperburuk kondisi kesehatannya,” kata Feria saat dikonfirmasi, Selasa sore (12/5/2026).

Ia menjelaskan kepastian kasus tersebut diperoleh setelah sampel pasien diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Lingkungan (BBLKL) Salatiga, Jawa Tengah.
Menurutnya, penularan Hanta Virus pada kasus itu berasal dari tikus ke manusia dan bukan melalui kontak antarmanusia.
“Penularannya dari tikus ke manusia, bukan dari manusia ke manusia, sehingga masyarakat tidak perlu panik, namun tetap harus waspada,” ujarnya.
Dinkes Ketapang bersama tim kesehatan juga telah melakukan penelusuran dan pemeriksaan terhadap warga di sekitar lokasi ditemukannya kasus tersebut. Hasilnya, tidak ditemukan kasus positif lainnya.
“Hasil pemeriksaan terhadap warga di sekitar lokasi tidak ditemukan adanya kasus positif lainnya,” jelasnya.

Meski demikian, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah tikus masuk ke rumah.
Dinkes Ketapang juga mengingatkan warga untuk memastikan makanan dan minuman tidak terkontaminasi kotoran maupun urin tikus yang berpotensi menjadi media penyebaran virus.
“Pastikan rumah tetap bersih, sampah jangan menumpuk dan tutup akses tikus masuk ke rumah,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Hantavirus merupakan kelompok virus yang dapat menyebabkan gangguan paru-paru atau gangguan pada pembuluh darah dan ginjal. Virus ini dibawa dan disebarkan oleh tikus serta hewan pengerat lainnya.
