Bola dan Sport

Timnas Indonesia U-20 Hentak Maladewa dengan Tiga Gol dalam Lima Menit

Avatar photo
Oleh Putri Tsabitah An Nabil
Ukuran Font
Kecil Besar

JAKARTA – Stadion Madya, Senayan, bergemuruh kala Timnas Indonesia U-20 menghajar Maladewa U-20 dengan permainan cemerlang yang menakjubkan.

Dalam lanjutan Kualifikasi Piala Asia U-20 2025, skuat muda Garuda tampil luar biasa dengan mencetak tiga gol spektakuler hanya dalam kurun waktu lima menit pada babak kedua, menciptakan momen magis yang tak terlupakan, Rabu (25/9/2024).

Sejak peluit awal dibunyikan di bawah guyuran hujan, Indonesia langsung tampil agresif. Stadion yang basah seakan tak menyurutkan semangat Garuda Muda untuk menghancurkan benteng Maladewa.

Di menit ketujuh, sebuah peluang emas tercipta saat Alfharezzi Buffon hampir saja membuat stadion bergemuruh melalui tandukannya yang melenceng tipis dari umpan sepak pojok.

Tetapi, Maladewa punya strategi sendiri dengan memadatkan kotak penalti mereka dengan barisan pertahanan yang solid.

Meski peluang demi peluang diciptakan Indonesia, seperti upaya keras dari Toni Firmansyah yang gagal memanfaatkan kemelut di depan gawang, pertahanan kokoh Maladewa dan kecemerlangan kiper Mohamed Yaameen membuat semua usaha Indonesia belum berbuah gol. Bahkan, pada menit ke-31, Maladewa nyaris mencuri gol melalui tembakan keras Shanaan Rashaad, yang dengan cepat ditepis Ikram Algiffari.

Puncak frustrasi terjadi di menit ke-40 ketika Jens Raven mengirim umpan silang sempurna ke mulut gawang, namun Riski Afrisal gagal memanfaatkan kesempatan emas itu.

Gol yang dinanti-nanti publik Stadion Madya tak kunjung datang. Babak pertama berakhir dengan skor kacamata, 0-0.

Memasuki babak kedua, Indra Sjafri melakukan perubahan taktik yang cerdas. Serangan Indonesia menjadi semakin berbahaya, dan akhirnya, kebuntuan terpecahkan pada menit ke-52.

Aditya Warman memukau semua yang hadir dengan tembakan melengkung sempurna dari luar kotak penalti, menjebol gawang Maladewa dan membawa Indonesia unggul 1-0. Stadion Madya bergemuruh, euforia melanda setiap sudut.

Namun, Indonesia tidak berhenti di situ. Tiga menit kemudian, Figo Dennis menambah penderitaan Maladewa dengan sontekannya yang dingin dan mematikan. Dengan bantuan assist dari Dony Tri Pamungkas, gol kedua pun tercipta, membuat Indonesia unggul 2-0 dalam sekejap mata.

Tak cukup dengan dua gol, di menit ke-57, Toni Firmansyah menorehkan keajaiban dengan tendangan bebas melengkung indah yang membungkam semua keraguan. Tendangannya melesat akurat, tak memberi kesempatan kiper Maladewa untuk bereaksi, dan Indonesia unggul 3-0.

Seolah belum puas, di menit ke-66, Jens Raven melengkapi malam sempurna Indonesia dengan gol keempat yang memastikan kemenangan telak. Dari kekecewaan babak pertama yang penuh kegagalan, Indonesia berubah menjadi tim yang menggila di babak kedua.

Pelatih Indra Sjafri terbukti jenius dengan memasukkan Muhamad Ragil, Meshaal Hamzah, dan Figo Dennis di awal babak kedua, yang memberikan energi baru dan perubahan drastis dalam alur permainan. Malam itu, hujan mungkin turun di atas lapangan, tapi justru hujan gol-lah yang mengguyur Maladewa.

Dengan kemenangan 4-0 ini, Timnas Indonesia U-20 mencatatkan awal yang sempurna di Grup F.