Samarinda

Tetes Air Mata Tetangga Iringi Kepulangan Mbah Peyek Ke Jepara

Avatar photo
Oleh Munanto
Ukuran Font
Kecil Besar

SAMARINDA – Rusminah atau yang dikenal dengan Mbah Peyek, wanita lansia yang menderita stroke berkeinginan untuk dipulangkan ke kampung halamannya agar bisa berkumpul dengan anak cucu di Desa Banjaran Kecamatan Bangsri Jepara, akhirnya terwujud.

Dengan bantuan Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, pemulangan Mbah Peyek di lepas oleh tetangga yang datang silih berganti ke rumah Bangsalan kontrakan Mbah Peyek. Saat Mbah Peyek diangkat menggunakan tandu menuju Ambulance RKM Al-Mujahidin Kelurahan Lempake, tetangga banyak yang menitikkan air mata.

“Cepat sehat ya Mbah nanti balik lagi,” ucap para tetangga Mbah Peyek sambil terisak, Jumat (9/8/2024).

Tetangga Mbah Peyek berdatangan mengantarkan keberangkatan Mbah Peyek ke Jepara.

Abdul Karim, Ketua RT 02 Kelurahan Lempake menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kota Samarinda yang peduli dengan kondisi Mbah Peyek.

“Kami sangat bersyukur keinginan Mbah Peyek untuk dipulangkan bisa terwujud atas bantuan penuh dari pak Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Sungai Pinang AKP Rachmat Aribowo. Dan mengutus pak Winarto Babinkamtibmas Kelurahan Lempake untuk mengantar hingga bandara Balikpapan,” ucap Abdul Karim.

Babinkamtibmas Kelurahan Lempake Aiptu Winarto menyampaikan rasa syukur semua proses pemulangan terlaksana dengan lancar.

“Alhamdulillah semua berjalan lancar, kemarin sudah kami urus surat laik terbangnya dari dokter, Untuk di bandara aman, kami sudah berkoordinasi, termasuk juga dengan Polsek Bangsri Jepara yang akan menerima kedatangan mbah Peyek,” jelasnya.

Penerbangan Lion Air JT 625 yang membawa Mbah Peyek terbang melalui. Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan pukul 15.50 Wita dan tiba pukul 17.19 WIB Bandara Ahmad Yani Semarang.

Mbah Peyek dan suami saat dijemput keluarga di Bandara Ahmad Yani Semarang.

Mbah Peyek dijemput Hamidun anak Mbah Peyek, Rosyid relawan Ambulance Jepara beserta tokoh masyarakat Desa Banjaran dan langsung dibawa menuju Desa Banjaran Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara dengan menempuh perjalanan 94 km, dengan waktu tempuh 2,5 jam. 

Setibanya di Desa Banjaran disambut tetangga dan tokoh masyarakat yang telah memenuhi rumah Hamidun yang terletak di Dusun Kebuk Kidul.

Ustadz Yanto, Tokoh Masyarakat desa Banjaran kecamatan Bangsri kabupaten Jepara.

Tokoh masyarakat Banjaran ustadz Yanto mewakili keluarga menyampaikan terima kasih kepada rekan dan saudara di Kalimantan.

“Atas nama keluarga Hamidun kami menyampaikan terimakasih yang tak terhingga, terutama kepada Bapak Kapolresta Samarinda dan Bapak Kapolsek Sungai Pinang Samarinda yang telah membantu pemulangan Orang tua dari Hamidun,” kata Ustadz Yanto tokoh masyarakat Banjaran.(mn)