PENAJAM — RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB) terus melakukan pembenahan internal untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan. Salah satu fokus utama yang saat ini digencarkan ialah penguatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) melalui berbagai program pelatihan.
Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro, menjelaskan, peningkatan kualitas SDM menjadi fondasi penting dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih profesional dan berstandar.
“Beragam pelatihan, diklat, workshop hingga sosialisasi terus kami dorong sebagai bagian dari pengembangan SDM,” tuturnya, Rabu (29/10/2025).
Menurutnya, pendanaan kegiatan pengembangan SDM saat ini masih mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta dukungan dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Pemanfaatan dana BLUD disebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pelatihan tenaga kesehatan.
“Pendanaan untuk pendidikan dan pelatihan pegawai saat ini ditopang oleh APBD dan BLUD,” tambahnya.
dr. Lukasiwan menilai, bila alokasi dana BLUD dapat lebih dipusatkan untuk peningkatan SDM, maka sumber pendanaan lainnya seperti APBD Provinsi, APBN, maupun anggaran khusus bisa diarahkan untuk memperkuat sarana dan fasilitas rumah sakit.
“SDM bisa terus diperkuat melalui dukungan BLUD, sementara pengembangan fasilitas idealnya menggunakan anggaran dari provinsi atau pusat. Dengan begitu, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat meningkat lebih cepat,” jelasnya.
Ia menegaskan, kesiapan kualitas SDM menjadi sangat penting mengingat Kabupaten Penajam Paser Utara merupakan wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga seluruh sektor, terutama kesehatan, dituntut untuk adaptif, unggul, dan profesional.(Adv/An)
