Kalimantan Timur

PPIH Balikpapan Pastikan Kenyamanan Jemaah Saat Kepulangan

Avatar photo
Oleh Jalia
Ukuran Font
Kecil Besar

BALIKPAPAN – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Balikpapan memastikan kenyamanan jemaah haji selama proses kepulangan ke Tanah Air melalui berbagai layanan yang disiapkan sejak kedatangan hingga pemulangan ke daerah asal masing-masing.

Sekretaris PPIH Debarkasi Balikpapan, Suharto Baijuri, mengatakan pihaknya terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan layanan pemulangan jemaah haji 2026 yang kini telah memasuki pertengahan fase kepulangan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas pelayanan hingga seluruh kelompok terbang (kloter) tiba di Indonesia.

“Hasil evaluasi sementara menunjukkan berbagai masukan positif dari jemaah. Ini menjadi indikator bahwa pelayanan yang diberikan berjalan cukup baik,” ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (23/6/2026).

Menurut Suharto, pelayanan yang diberikan tidak hanya mencakup proses penerimaan jemaah setibanya dari Arab Saudi, tetapi juga meliputi akomodasi, konsumsi, layanan kesehatan, pengelolaan bagasi, hingga koordinasi pemulangan ke daerah asal.

Ia menegaskan kenyamanan jemaah menjadi salah satu prioritas utama selama berada di Debarkasi Balikpapan, terutama bagi jemaah lanjut usia yang membutuhkan pendampingan dan perhatian lebih.

“Salah satu fokus evaluasi yang mendapat perhatian khusus tahun ini adalah memastikan seluruh jemaah memperoleh pelayanan dan pendampingan yang memadai selama berada di Debarkasi Balikpapan,” katanya.

Meski demikian, PPIH tetap melakukan evaluasi secara berkala mengingat masih terdapat sejumlah kloter yang akan tiba dalam beberapa waktu ke depan. Setiap masukan dari jemaah akan menjadi bahan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada proses pemulangan berikutnya.

Dalam pelaksanaannya, sejumlah tantangan masih berpotensi muncul, seperti keterlambatan penerbangan, kondisi kesehatan jemaah lanjut usia, hingga persoalan teknis terkait distribusi bagasi. Namun, berbagai kendala tersebut sejauh ini dapat ditangani melalui koordinasi lintas instansi yang terlibat dalam penyelenggaraan haji.

Untuk mendukung kelancaran pelayanan, koordinasi dengan pemerintah daerah, petugas daerah, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah, serta unsur kesehatan terus diperkuat.

PPIH berharap pelayanan yang optimal dapat terus dipertahankan sehingga Debarkasi Balikpapan tetap menjadi pusat layanan haji yang profesional dan memberikan kenyamanan bagi jemaah asal Kalimantan maupun Sulawesi.

Topik