SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan, para veteran dan keluarga pahlawan tetap menjadi prioritas dalam kebijakan daerah. Bentuk penghargaan tersebut diwujudkan melalui dukungan moral maupun bantuan material yang disalurkan secara rutin sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka.
Wakil Gubernur Kaltim, H. Seno Aji, menjelaskan, pemerintah daerah selalu mengalokasikan anggaran untuk kegiatan yang berkaitan dengan veteran, termasuk bantuan langsung maupun program sosial.
“Sudah ada anggaran khusus untuk kegiatan veteran, dan bantuan itu diberikan setiap tahun. Ini adalah bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kita atas jasa para pejuang,” ujar Seno Aji, seusai Upacara Hari Pahlawan ke-80 dan Ziarah Nasional di TMP Kesuma Bangsa, Samarinda, Senin (10/11/2025).
Ia menambahkan, perhatian pemerintah tidak hanya diberikan kepada veteran, tetapi juga kepada anak serta keturunan mereka, terutama dalam aspek pendidikan dan kesejahteraan.
“Kita ingin semangat dan perjuangan mereka tetap hidup. Karena itu, perhatian kepada keluarga veteran juga penting,” tegasnya.
Di sisi lain, Sekretaris DPD Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kaltim, Soetoyo, mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang dinilai konsisten dari tahun ke tahun. Ia menyebut bahwa pemerintah provinsi dan pemerintah kota telah menjalankan instruksi Kementerian Dalam Negeri terkait bantuan bagi veteran.
“Kalau veteran memerlukan bantuan, memang harus dibantu. Dan selama ini pemerintah provinsi maupun kota sudah melaksanakan itu dengan baik,” kata Soetoyo.
Menurutnya, berbagai fasilitas dan bantuan telah diberikan, mulai dari penggunaan Gedung Joang 45 milik Pemkot Samarinda, hingga bantuan tahunan dari Pemprov dan Pemkot.
“Kami berterima kasih karena perhatian itu nyata. Pejabat di Kaltim masih peduli kepada veteran,” ujarnya.
Soetoyo menyampaikan, dukungan tersebut bukan hanya bentuk penghormatan, tetapi juga pengingat bagi masyarakat bahwa para pejuang telah mengorbankan banyak hal sejak masa mempertahankan kemerdekaan hingga membangun negara pada periode awal Republik Indonesia.
Ia berharap momentum Peringatan Hari Pahlawan dapat menguatkan hubungan pemerintah dan veteran, serta menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk meneladani semangat cinta tanah air.(*)
