Advertorial

‎Pemkot Bontang Siapkan Kawasan Industri Baru, Bidik Investor Baru

Avatar photo
Oleh Nur Sa'adah
Ukuran Font
Kecil Besar

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang mulai memperkuat promosi potensi investasi daerah dengan menawarkan dua kawasan industri unggulan kepada calon investor.

‎Dua kawasan tersebut yakni Kaltim Industrial Estate (KIE) dan Kawasan Peruntukan Industri (KPI) Bontang Lestari. Keduanya dipersiapkan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi baru seiring meningkatnya aktivitas industri di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

‎Kepala DPMPTSP Kota Bontang Muhammad Aspiannur mengatakan, letak strategis Bontang di pesisir timur Kalimantan menjadi salah satu keunggulan utama dalam menarik investasi.

‎Menurut dia, akses laut yang memadai sangat mendukung distribusi barang maupun pengembangan industri berbasis ekspor.

‎“Kota Bontang memiliki posisi yang strategis dengan dukungan akses laut yang memudahkan kegiatan logistik dan distribusi industri,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

‎Ia menjelaskan, KIE saat ini telah berkembang dengan dukungan infrastruktur industri yang relatif lengkap. Kawasan tersebut telah dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas usaha, mulai dari sektor konstruksi, perdagangan, jasa industri, hingga pengembangan properti dan manufaktur.

‎Selain berada dekat dengan kawasan industri besar di Bontang, KIE juga ditunjang jaringan pelabuhan serta akses distribusi yang mempermudah mobilitas logistik di Kalimantan Timur.

‎“Fasilitas dasar di kawasan industri ini relatif siap, seperti pasokan listrik, air bersih, jaringan telekomunikasi, dan kebutuhan penunjang industri lainnya,” katanya.

‎Sementara itu, KPI Bontang Lestari disiapkan sebagai kawasan pengembangan industri terpadu dengan cakupan lahan yang lebih luas. Kawasan ini diarahkan untuk mendukung industri pengolahan, pergudangan, pusat logistik, hingga sektor industri berbasis energi ramah lingkungan.

‎Aspiannur berharap keberadaan dua kawasan tersebut dapat meningkatkan daya saing investasi Kota Bontang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

‎“Terutama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dalam jangka panjang,” tandasnya.(Adv/Do)