PENAJAM — Diabetes yang dulu identik dengan penyakit usia lanjut kini mulai banyak ditemukan pada usia muda. Kondisi ini menjadi perhatian tenaga medis di RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Penajam Paser Utara.
Dokter penyakit dalam RSUD RAPB, dr. Ony Wiraswati, mengatakan sebagian besar pasien diabetes memang masih berasal dari kelompok usia 45 hingga 70 tahun. Namun, tren baru menunjukkan adanya kasus pada usia remaja dan dewasa muda.
“Belakangan ini kami menangani pasien diabetes berusia 19 tahun. Ini menunjukkan pola hidup masyarakat perlu lebih diperhatikan,” ucapnya.
Ony menjelaskan, gaya hidup yang tidak seimbang menjadi salah satu pemicu utama meningkatnya kasus diabetes pada usia produktif. Kebiasaan mengonsumsi minuman manis, makanan cepat saji, dan jarang berolahraga dapat mempercepat timbulnya penyakit ini.
“Gula bukan hanya dari makanan manis, tapi juga dari sumber karbohidrat seperti nasi putih, tepung, atau singkong. Jika berlebihan, semua itu berubah menjadi gula dalam tubuh,” terangnya.
Ia menegaskan pentingnya menjaga pola makan dan rutin beraktivitas fisik. Menurutnya, upaya pencegahan jauh lebih baik daripada mengobati.
Selain faktor gaya hidup, Ony juga menyoroti peran faktor keturunan. “Kalau ada anggota keluarga yang mengidap diabetes, risiko seseorang lebih tinggi. Tapi tetap bisa dicegah dengan pola hidup sehat,” katanya.(Adv/An)
