SAMARINDA – Setelah 11 hari berlalu pencarian seorang anak bernama Fahri (13) yang tenggelam di Sungai Mahakam akhirnya ditemukan pada Kamis (4/7/2024) sekitar pukul 16.15 WIB kemarin. Jasad tersebut ditemukan oleh warga mengapung di Sungai Mahakam, tepatnya di depan Teras Samarinda.
Ketua Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Samarinda, Riqi Efendi mengatakan, tim gabungan yang segera datang ke lokasi langsung mengevakuasi jasad tersebut menggunakan unit ke AWS untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut.
“Jasad yang ditemukan dalam kondisi hancur sehingga sulit dikenali, bahkan kedua tangannya sudah tidak ada,” ungkapnya Kepada Jurnalborneo.com pada Jumat (5/7/2024).
Meskipun demikian, untuk memastikan identitas jasad tersebut, lanjutnya, orang tua korban melakukan pengecekan langsung.
Berdasarkan tanda-tanda fisik serta celana yang dikenakan, terkonfirmasi bahwa jasad tersebut adalah Fahri yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam pada 20 Juni 2024.
“Pencarian korban sebelumnya telah dilakukan selama tujuh hari tanpa hasil. Namun, pada hari ke-11, jasadnya ditemukan mengambang di Sungai Mahakam, sekitar 100 meter dari lokasi tenggelamnya Fahri,” tutupnya.
