Kalimantan Timur

Hoaks Ancam Penguatan Nilai Pancasila Generasi Muda

Avatar photo
Oleh Jalia
Ukuran Font
Kecil Besar

SAMARINDA – Derasnya arus informasi digital menjadi salah satu tantangan terbesar dalam menjaga nilai-nilai Pancasila dan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda. Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat tidak hanya memberikan kemudahan akses informasi, tetapi juga membuka ruang bagi penyebaran hoaks dan berbagai konten yang berpotensi memicu perpecahan.

Ketua OKK Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Kalimantan Timur, Ronny A Pangajoang, mengatakan momentum Hari Lahir Pancasila 2026 harus dimanfaatkan untuk memperkuat kembali pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan.

“Karakter Pancasilais perlu terus ditanamkan agar tetap menjadi pedoman dalam menghadapi perubahan zaman yang berlangsung cepat,” ujarnya usai mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Senin (1/6/2026).

Menurut Ronny, maraknya penyebaran informasi bohong dan konten bernuansa provokatif melalui platform digital berpotensi memengaruhi pola pikir generasi muda. Jika tidak diantisipasi dengan baik, kondisi tersebut dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

Karena itu, ia mendorong seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan literasi digital serta kemampuan menyaring informasi sebelum menyebarkannya.

“Era digital membutuhkan peran bersama, baik dari pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, maupun generasi muda itu sendiri,” pungkasnya.