PENAJAM — Anggota DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Hariyono, menyoroti ketimpangan dalam alokasi sumber daya manusia di sejumlah sektor pemerintahan daerah. Menurutnya, meski beberapa bidang tampak gemuk dari sisi jumlah personel, sektor kesehatan dan pendidikan justru kekurangan tenaga.
“Banyak bidang lain yang gemuk, tapi tenaga kesehatan dan pendidikan sangat minim,” ujar Hariyono, ditemui di kantor DPRD PPU, Kamis (5/6/2025).
Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian khusus melalui penyusunan formasi yang sesuai, serta mendorong Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) berkoordinasi dengan Kemen PANRB atau instansi terkait agar kebutuhan tenaga di dua sektor vital itu bisa segera terpenuhi.
Hariyono juga menilai, kurangnya pelayanan di beberapa wilayah kemungkinan besar disebabkan oleh keterbatasan jumlah tenaga kerja, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan.
“Kalau kita lihat, memang ada beberapa pelayanan yang saya anggap kurang baik. Mungkin karena SDM-nya memang kurang,” tambahnya.
Namun demikian, ia menyadari penambahan formasi baru juga berkaitan erat dengan kemampuan keuangan daerah. Oleh sebab itu, ia menekankan pentingnya kebijakan yang tepat dari pemerintah daerah dalam menyikapi hal ini.
“Semua kembali pada kebijakan pemerintah dan kemampuan anggaran daerah,” tutupnya.(Adv/Do)
