Kalimantan Timur

Diskominfo dan SMSI Kutai Barat Perkuat Kolaborasi Wujudkan Informasi Publik Berkualitas

Avatar photo
Oleh Ibnu
Ukuran Font
Kecil Besar

KUTAI BARAT-Upaya menciptakan ruang informasi publik yang sehat dan bertanggung jawab terus diperkuat di Kabupaten Kutai Barat. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kutai Barat menyatakan komitmennya untuk membangun sinergi berkelanjutan bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Barat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung pada Rabu (21/1/2026) di ruang kerja Kepala Diskominfo Kutai Barat. Pertemuan ini dihadiri Kepala Diskominfo Kubar, Yuli Permata Mora, Ketua SMSI Kubar Lukman Hakim Mahendra Hartono, serta Sekretaris SMSI Kubar, Fitra Mayca.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua SMSI Kubar Lukman Hakim menyampaikan bahwa kolaborasi antara media siber dan pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menjaga ekosistem informasi yang sehat di tengah masyarakat. Ia menilai, media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai berita, tetapi juga sebagai penjaga akurasi dan penyeimbang arus informasi.

“SMSI siap berperan aktif membantu pemerintah daerah, khususnya dalam mendorong literasi digital dan mencegah penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Lukman.

Kepala Diskominfo Kubar, Yuli Permata Mora, Ketua SMSI Kutai Barat Lukman Hakim Mahendra Hartono, serta Sekretaris SMSI Kutai Barat, Fitra Mayca. (Istimewa)

Ia menambahkan, informasi yang tidak terverifikasi berpotensi menimbulkan keresahan hingga konflik sosial. Oleh sebab itu, Lukman mendorong seluruh anggota SMSI agar konsisten menerapkan prinsip jurnalistik, melakukan verifikasi berlapis, serta terbuka dalam memberikan klarifikasi apabila muncul informasi yang menyesatkan di ruang publik.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kutai Barat Yuli Permata Mora menyambut baik komitmen SMSI Kubar tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terbuka untuk menjalin kerja sama dengan insan pers dalam membangun komunikasi publik yang sehat dan edukatif.

Menurut Yuli, pers memiliki peran penting dalam membentuk opini publik yang konstruktif, meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap informasi, serta menjadi garda terdepan dalam melawan hoaks.
“Kami siap memfasilitasi dan mendukung sinergi ini agar ke depan kolaborasi antara Diskominfo dan SMSI dapat berjalan lebih optimal,” pungkasnya.