PENAJAM — Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan bahwa keikutsertaan atlet pelajar di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) bukan hanya sebatas agenda kompetisi, tetapi menjadi momentum penting dalam pemetaan dan pembinaan atlet muda menuju agenda olahraga pada 2026 mendatang.
Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru, mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menunggu laporan resmi dari Pemerintah Provinsi Kaltim terkait jumlah atlet asal PPU yang turut serta dalam Popnas.
“Kami belum menerima laporan lengkapnya. Karena yang mengirim atlet adalah pihak provinsi. Saya baru kembali dari luar daerah, jadi datanya belum sampai ke saya,” jelasnya, Jumat (14/11/2025).
Andi mengungkapkan satu-satunya informasi yang diterima sebelum keberangkatan Popnas hanya sebatas permintaan data akomodasi. Rekap final baru akan dikirimkan setelah keikutsertaan Popnas selesai.
Ia menegaskan, sekalipun data teknis belum diterima, Disdikpora sudah menyiapkan langkah pembinaan jangka panjang. Prestasi atlet pada Popnas tahun ini akan dijadikan barometer pembentukan tim pelajar menuju kompetisi pada 2026.
“Popnas ini orientasinya bukan hari ini saja. Apa yang didapat sekarang akan jadi acuan pembinaan tahun 2026. Jadi yang berprestasi akan kita proyeksikan lebih awal,” ungkapnya.
Andi menyebut pembinaan berkelanjutan menjadi kunci agar atlet pelajar PPU tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi siap bersaing di tingkat lebih tinggi. (Adv/An)
