Samarinda

Puluhan Peserta Aksi Massa 214 Samarinda Alami Sesak Napas Hingga Pingsan

Avatar photo
Oleh Jalia
Ukuran Font
Kecil Besar

SAMARINDA – Aksi unjuk rasa yang diikuti ribuan mahasiswa dan masyarakat Kalimantan Timur di depan Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Selasa (21/4/2026), diwarnai insiden kesehatan. Puluhan peserta aksi dilaporkan mengalami sesak napas, pingsan hingga gangguan jantung.

Ketua Info Taruna Samarinda (ITS), Joko Iswanto, menyebutkan total peserta aksi yang harus dirujuk ke rumah sakit mencapai 26 orang. Mereka mengalami berbagai keluhan, mulai dari kelelahan, asma kambuh, hingga kondisi jantung.

“Total pasien yang dirujuk ada 26 orang. Saat aksi di DPRD Kaltim ada 11 orang, kemudian di Kantor Gubernur ada 15 orang,” jelas Joko kepada jurnalborneo.com Selasa (21/4/2026) malam.

Ia mengungkapkan, kondisi tersebut dipicu oleh cuaca panas yang cukup terik selama aksi berlangsung, ditambah kelelahan peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan sejak pagi.

“Hal ini dipicu karena cuaca panas sehingga peserta mengalami kelelahan,” tambahnya.

Ketua Info Taruna Samarinda (ITS), Joko Iswanto (jalia/jurnalborneo)

Joko menjelaskan, setelah aksi di DPRD Kaltim, massa kemudian bergeser ke Kantor Gubernur sekitar pukul 13.00 Wita. Penanganan medis terus dilakukan hingga pukul 17.30 Wita, dengan belasan orang tambahan yang mengalami keluhan serupa.

“Rata-rata yang ditangani mengalami sesak napas, kelelahan, dan ada juga yang mengalami gangguan jantung. Sebagian dirujuk ke Rumah Sakit Dirgahayu,” ujarnya.

Ia menambahkan, apabila kondisi pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut, rujukan juga diarahkan ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie sebagai rumah sakit terdekat dengan fasilitas lebih lengkap.

“Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada kendala. Dari Dinas Kesehatan Provinsi juga sudah menyiapkan rumah sakit rujukan untuk menerima pasien, baik dari peserta aksi maupun petugas pengamanan,” katanya.

Topik