Pelabuhan Tanjung Laut Dirancang Jadi Pelabuhan Wisata dan Kargo

Jurnalborneo.com

Komisi V DPR RI Saat Meninjau Pelabuhan Tanjung Laut Bersama Walikota dan Wakil Walikota Bontang, serta Kepala KSOP Kelas II Bontang.
Komisi V DPR RI Saat Meninjau Pelabuhan Tanjung Laut Bersama Walikota dan Wakil Walikota Bontang, serta Kepala KSOP Kelas II Bontang.

BONTANG – Pelabuhan Tanjung Laut dirancang oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk dijadikan pelabuhan wisata dan barang. Selain itu, pelabuhan membutuhkan Rencana Induk Pelabuhan (RIP) untuk menunjang hal tersebut.

Hal ini pun termasuk di dalam delapan usulan prioritas Pemkot Bontang yang disampaikan ke Komisi V DPR RI pada kunjungan kerjanya.

Anggota Komisi V DPR RI Irwan menyebutkan letak strategis pelabuhan sangat strategis dalam pelayanan perjalan wisata, seperti Wisata Beras Basah.

“Kita sudah minta agar KSPO nya membuat RIP segera agar kita bisa melakukan penetapan,” ujarnya, Senin (7/8/2023).

Irwan mengklaim, pengembangan Pelabuhan Tanjung Laut bisa dilakukan di tahun 2024 mendatang dengan dukungan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Anggaran sudah siap, jadi ketika RIP sudah siap maka kami tau perihal desain dan detail dana yang akan dikeluarkan nantinya,” terangnya.

Menurutnya, Komisi V DPR RI akan mendukung perubahan Pelabuhan Tanjung Laut menjadi pelabuhan wisata maupun muatan barang yang representatif.

Dikonfirmasi terpisah, Alexander Seleng Allokendek selaku Kepala KSOP Kelas II Bontang menyebutkan, pelabuhan tersebut sudah memiliki RIP sebelum Pelabuhan Loktuan dan Pelabuhan Tanjung Laut bersatu.

“Awalnya pelabuhan ini ada RIP nya, karena dulu dua pelabuhan ini berpisah. Akhirnya sekarang bersatu, jadi kami mau buat RIP kelas II lagi untuk penyesuaian,” bebernya.

Disebutkan, usulan bantuan yang diajukan pihaknya berupa dana untuk penetapan RIP. Selain itu, Alex mengatakan meminta pihak Komisi V DPR RI untuk mengevaluasi terlebih dahulu, perihal dangkalnya laut area pelabuhan, serta banyaknya rumah warga di sekitaran pelabuhan.

“Kami harap DPR RI dapat mendorong kami mewujudkan pelabuhan wisata dan kargo ini di tahun depan,” tutupnya.

Penulis:

Hastag: