Emi Penjual Ikan Asin di Pasar Gerilya Samarinda Beromzet Rp 1 Juta per Hari

Jurnalborneo.com

Ibu Emi Penjual Ikan Asin di Pasar Gerilya, Selasa (18/072023).
Ibu Emi Penjual Ikan Asin di Pasar Gerilya, Selasa (18/072023).

SAMARINDA – Ikan asin telah menjadi hidangan yang lezat dan tak tergantikan dalam tradisi kuliner kita. Di balik kelezatan ini, terdapat sosok istimewa yang dengan penuh dedikasi menjaga keaslian dan kualitas ikan asin yang dijual kepada para pecinta kuliner.

 Salah satu penjual yang telah meraih popularitas dalam dunia ikan asin adalah Emi. Pengalaman bertahun-tahun dan kecintaan yang mendalam pada makanan tradisional, telah berhasil membangun reputasi Emi sebagai salah satu penjual ikan asin terbaik di Pasar Gerilya Samarinda.

Hal ini dibuktikan dengan omzet harian Ibu Emi yang mencapai lebih dari satu juta rupiah menjadi bukti kesuksesannya dan kepuasan pelanggan.

Emi yang kini berusia 40 tahun menjadi sosok seorang penjual ikan asin yang berdedikasi tinggi dan telah menjadi sosok yang diandalkan di pasar Gerilya Samarinda selama enam tahun terakhir dan mampu menarik pelanggan setia.

Salah satu hal yang membuat Ibu dua orang anak yang Berusia 13 tahun dan 7 tahun ini begitu sukses adalah kepiawaiannya dalam menjaga pasokan ikan asin yang berkualitas tinggi.

“Saya bekerja sama dengan sales terpercaya dan membeli sebagian ikan dari pasar lokal untuk memastikan pelanggan mendapatkan produk terbaik,” ungkap Emi.

Keberhasilan Emi juga berkat dedikasi dan kerjasama dengan sang suami yang bekerja sebagai driver ojek online. Ketika Emi mengalami sakit atau tidak dapat berjualan, sang suami dengan senang hati menggantikannya untuk menjaga kelangsungan bisnis. Ini menunjukkan betapa komitmen dan kebersamaan dalam menjalankan usaha keluarga.

Dalam enam tahun keberadaannya di pasar Gerilya, Emi telah membangun hubungan baik dengan pelanggan. Mereka mengakui kelezatan ikan asin yang dijual Emi dan mempercayakan belanja kuliner mereka kepadanya.

Salah satu hal menarik tentang bisnis Emi adalah peningkatan penjualan yang signifikan selama bulan puasa. Pelanggan mengincar ikan asin buatannya untuk menyempurnakan hidangan khas bulan Ramadhan. Emi bangga dapat memberikan kontribusi pada kelezatan hidangan istimewa ini dan menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi kuliner selama bulan puasa.

Dengan keterampilan, pengalaman, dan keberanian untuk terus berinovasi dan  inspiratif.  Keuletan dan dedikasinya telah membuatnya mendapatkan tempat istimewa di hati pelanggan dan komunitas kuliner.

Emi terus berusaha untuk menjaga tradisi dan kualitas dalam bisnisnya. Dia telah membuktikan dirinya sebagai salah satu penjual ikan asin terpercaya dan pelanggannya terus bertambah. Ia telah berperan penting dalam melestarikan warisan kuliner lokal dan menghadirkan produk ikan asin berkualitas tinggi bagi para pecinta kuliner.

Penulis:

Hastag: